Nandar Diistirahatkan, Bandung FC Belum Pilih Pelatih
Menyusul penampilan Bandung FC yang kian memburuk di LPI, manajemen klub memutuskan mengistirahatkan pelatih Nandar Iskandar. Meski begitu 'Laskar Siliwangi' belum memikirkan soal siapa pelatih baru mereka.

"Intinya kita tidak memecat Pak Nandar. Beliau hanya kita istirahatkan saja untuk sementara," kata CEO Bandung Indonesia Goalsport (BIG) M Kusnaeni, dalam rilis yang diterima detikbandung melalui media officer Bandung FC, Rabu (9/3/2011).
Saat ini Bandung FC yang diperkuat Lee Hendrie masih terpuruk di posisi juru kunci klasemen dengan satu poin dari delapan laga yang dilalui. Nilai itu diraih dari hasil imbang kontra PSM Makassar dan sisanya berakhir dengan kekalahan, termasuk yang terakhir 0-5 dari tuan rumah Bogor Raya FC.
Soal apakah Nandar nantinya akan dipertahankan atau tidak, Kusnaeni masih belum mau berkomentar banyak. Kebutuhan akan sosok Nandar akan didiskusikan lebih lanjut oleh manajemen klub serta kemungkinan mencari pelatih baru.
"Kita lihat perkembangannya, apakah tim ini masih membutuhkan sosok seperti Pak Nandar atau tidak. Jika ternyata membutuhkan pelatih lain, mungkin kita akan segera membuat keputusan," sambung Kusnaeni.
Jika akhirnya Nandar harus lengser dari kursi kepelatihan, Kusnaeni menegaskan Nandar tak akan ditendang dari Bandung FC karena tak mau menyakiti siapapun yang menjadi bagian dari klub. Peran Nandar nantinya akan digeser menjadi pelatih tim U-21.
Pak Nandar dengan kita sudah memiliki komitmen. Kalau memang beliau nantinya harus diganti, tetap akan kami alihkan untuk membentuk Bandung FC U-21. Saya optimis Pak Nandar mampu membentuk Bandung FC usia muda," tukasnya.
"Yang jelas kita tidak ingin menyakiti siapapun di tim ini. Kami ingin sama-sama gembira dan bersama-sama membangun sepakbola di Kota Bandung," tutupnya.
"Intinya kita tidak memecat Pak Nandar. Beliau hanya kita istirahatkan saja untuk sementara," kata CEO Bandung Indonesia Goalsport (BIG) M Kusnaeni, dalam rilis yang diterima detikbandung melalui media officer Bandung FC, Rabu (9/3/2011).
Saat ini Bandung FC yang diperkuat Lee Hendrie masih terpuruk di posisi juru kunci klasemen dengan satu poin dari delapan laga yang dilalui. Nilai itu diraih dari hasil imbang kontra PSM Makassar dan sisanya berakhir dengan kekalahan, termasuk yang terakhir 0-5 dari tuan rumah Bogor Raya FC.
Soal apakah Nandar nantinya akan dipertahankan atau tidak, Kusnaeni masih belum mau berkomentar banyak. Kebutuhan akan sosok Nandar akan didiskusikan lebih lanjut oleh manajemen klub serta kemungkinan mencari pelatih baru.
"Kita lihat perkembangannya, apakah tim ini masih membutuhkan sosok seperti Pak Nandar atau tidak. Jika ternyata membutuhkan pelatih lain, mungkin kita akan segera membuat keputusan," sambung Kusnaeni.
Jika akhirnya Nandar harus lengser dari kursi kepelatihan, Kusnaeni menegaskan Nandar tak akan ditendang dari Bandung FC karena tak mau menyakiti siapapun yang menjadi bagian dari klub. Peran Nandar nantinya akan digeser menjadi pelatih tim U-21.
Pak Nandar dengan kita sudah memiliki komitmen. Kalau memang beliau nantinya harus diganti, tetap akan kami alihkan untuk membentuk Bandung FC U-21. Saya optimis Pak Nandar mampu membentuk Bandung FC usia muda," tukasnya.
"Yang jelas kita tidak ingin menyakiti siapapun di tim ini. Kami ingin sama-sama gembira dan bersama-sama membangun sepakbola di Kota Bandung," tutupnya.